Minggu, 31 Januari 2010

islam is the best way of life


Al-Qur’an adalah karya teragung dari Allah SWT. Bagi orang Islam kitab ini adalah Kalam Allah yang diturunkan kepada Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Kitab ini banyak mengisahkan tentang kerasulan Musa as, Isa as, dan nabi-nabi yang lain dari Allah. Dan Qur’an melengkapi semua ajaran-ajaran sebelumnya.
Nabi Muhammad SAW dinilai oleh orang-orang pemikir (yang berasal dari non muslim) sebagai orang yang memiliki pribadi yang agung sepanjang sejarah kehidupan manusia. Walaupun agama ini seringkali diserang, sekarang Islam tetap merupakan agama yang memiliki pertumbuhan paling cepat di dunia.
Injil diturunkan kepada manusia selepas taurat diserang dan diubah di babylonia. Kemudian Injil diubah dan diganti oleh Romawi, Yahudi korupsi, orang-orang konstantin, raja-raja dan gereja-gereja. Turunlah Qur’an. Dan kali ini Allah berjanji akan memelihara kitab suci ini hingga akhir zaman.
Akhirnya, Qur’an begitu lekat di kepala (baca, ingatan) orang mukmin dari dulu hingga sekarang. Sehingga sulit untuk disusupi dan diubah oleh orang-orang yang mau merusakinya.
Tapi sayang, pesan Islam yang sebenarnya jarang sekali diamalkan oleh mayoritas muslim. Mungkin jika diamalkan, pastilah kita hidup dalam dunia yang lebih aman. Kesalahan yang mungkin dilihat oleh orang luar tentang agama ini, adalah kesalahan orang muslim sendiri dan bukan agama islam!
Mari kita baca ungkapan indah dari Malcolm X (seorang pejuang diskriminasi kulit hitam) tentang Islam!
“kamu pasti terkejut dengan kata-kata ini, tapi saya telah makan dalam piring yang sama, minum dengan gelas yang sama, dan menyembah Tuhan yang sama dengan orang Islam yang matanya biru, rambutnya pirang, dan kulitnya sangat putih….dan kami semua bersaudara. Benar, manusia dari berbagai warna kulit dan bangsa percaya dan meyakini pada satu Tuhan, satu kemanusiaan. Setiap detik di tanah suci ini membolehkan saya mendalami lagi penghayatan saya berdasarkan apa yang terjadi di Amerika. Masyarakat negro amerika tidak boleh dipersalahkan karena dendam atas perlakuan rasis terhadap kaumnya. Mereka hanya menuntut balas terhadap tindakan rasis yang menindas mereka selama 400 tahun. Tapi, walaupun dasar rasis telah membawa Amerika ke lorong kemanusiaan, saya percaya generasi muda kulit putih Amerika akan melihat tulisan pada dinding dan banyak yang akan berpaling kepada aspek spiritualitas sebagai jalan yang lurus. Satu-satunya penyelesaian yang harus diselesaikan oleh dunia adalah menyisihkan malapetaka dan penderitaan yang disebabkan oleh asas rasis. Dengan jujur dan ikhlas, saya tidak menginginkan apapun, kecuali kebebasan, keadilan, kesamarataan, kehidupan dan kebahagiaan kepada semua masyarakat. Apa yang paling meresahkan kami adalah ketika hak asasi kami dirampok dan dicabuli. Saya hanya sangat percaya dengan amalan Islam yang sebenar-benarnya, dapat membuang penyakit rasis dalam hati-hati rakyat Amerika. Jika saya boleh berharap mati membawa cahaya kebenaran Islam, yang boleh menolong mereka untuk menghapus penyakit ini, segala usaha yang baik itu datang dar Allah, Tuhan semesta alam. Dan segala kesalahan itu datang dari saya pribadi.”
Akan selalu kita ingat……Pemimpin yang paling jujur, bersemangat, dan bertenaga di zaman kita ini Malcolm X atau Al-Hajj Malik al-Shabazz (1925-1965). Dia terbunuh di saat pidato terakhirnya, dibunuh oleh orang munafik yang menyamar di dalam kegiatan ceramahnya. Begitulah orang-orang yang diliputi dengan kebenaran di dunia akan selalu diuji dengan harta dan jiwanya….
Oleh sebab itu ya ikhwanul muslimun…..teruslah mengkaji secara bersama-sama, agar kita mengetahui bagaimana Islam dicabuli oleh musuh-musuhnya sepanjang generasi


Temmy Andreas Habibie

0 komentar:

Poskan Komentar