Senin, 07 Desember 2009

refleksi iman

Terus mencoba..
melangkah bersama jiwa dan raga
melewati relung-relung alam semesta
untuk meraih cita-cita mulia
Tetesan keringat dan air mata
akan menjelma seyuman bahagia
setelah mengarungi samudra duka cita
………………….
Oh.. neraka
andai manusia tau hakikatnya
takkan berbuat maksiat dan dosa
apalagi.. durhaka terhadap rabb-Nya
karena.. maksiat dan dosa kan menuai siksa
Oh.. dasyatnya..
tak terbayangkan sebelumnya
oh.. panas pedihnya..
membakar seluruh badan tanpa sisa
oh.. kobaran apinya
mengumpal.. terus menyala-nyala
bahan bakarnya bebatuan dan manusia
sedang kematian sudah tiada
………………..
Oh.. surga..
kenikmatan tiada tara
serba ada lagi tersedia
tiada haus.. tiada pula dahaga
bertemankan bidadari yang cantik jelita
emas.. intan.. dan berlian memenuhi istana
semuanya..
untuk hamba yang shalih dan bertaqwa
istiqomah dijalan Alloh ta’ala
…………………
Aduhai.. malangnya manusia
disaat kematian tiba
tak berbekal iman dan taqwa
dalam hidupnya ia terlena
bersenang-senang ria
berfoya-foya
bahkan masa mudanya tanpa guna….
Dunia..
dunia..
dunia.. kehidupan fana
dunia.. kehidupan fatamorgana
bagi seorang mukmin dunia adalaah penjara
sedang bagi orang kafir dunia adalah surga
sungguh.. dunia benar-benar ibtila
tuk meraih suka dan duka
setelah dunia tiada…
…………………………
Abu Syarbini

0 komentar:

Poskan Komentar